Thursday, June 11, 2015

Bulan Madu Di Yogyakarta, Menginap Di Mana ?

Ada 2 penginapan yang saya rekomendasikan untuk berbulan madu di Yogyakarta, kedua penginapan ini bernama Rumah Mertua boutique hotel & Rumah Palagan guest house
    Rute Stasiun Tugu - Rumah MertuaRute Stasiun Tugu - Rumah Palagan

    Kedua penginapan ini hampir identik dengan karakteristik sebagai berikut :

    Monday, June 8, 2015

    Bujangan vs Menikah, manakah yang lebih bebas untuk traveling ?

    Ada hal yang menarik perhatian saya ketika membaca tulisan berjudul 5 alasan kamu harus coba solo traveling sebelum mati,  pada poin no 3 ada pernyataan seperti ini
    Habiskan me time sebelum saatnya kamu berkeluarga

    Enak ya kamu belum ada tanggungan, masih bebas berkeliaran kesana kesini, sementara saya tak pergi jauh dari kehidupan rumah tangga”, untuk pertama kalinya saya merasa bangga memiliki predikat wanita single tanpa ada embel-emel pertanyaan “kapan nikah?”.
    Pekerjaan tetap, renovasi rumah, mengurus anak dan pasangan, jangankan untuk traveling, me time pun akan menjadi waktu emas bagimu. Benar-benar kehidupan yang masih jauh dari bayangan saya.
    Bukan karena ingin menjauh dari tanggung jawab, tapi ini hanyalah bagian dari rencana untuk menikmati hidup sebelum mengemban beban di pundak.
    Pernyataan di atas mengindikasikan bahwa orang yang jomblo lebih punya kesempatan untuk traveling ketimbang orang yang menikah. Jika melihat kehidupan sekeliling, saya bisa menkonfirmasi bahwa pernikahan penuh dengan berbagai tanggung jawab yang mesti kita penuhi, oleh karena itu saya pikir benar adanya kalau anda belum menikah maka anda akan punya kesempatan untuk melakukan traveling

    Tapi pertanyaanya kemudian adalah, sebegitu "menyeramkannya" kah pernikahan sehingga menyebabkan tidak ada waktu luang bagi kita untuk traveling ?

    Thursday, June 4, 2015

    Rute dan Biaya untuk Trip Kupang & Overland Flores

    Ada 2 pilihan untuk memulai trip pulau Flores, dari timur atau dari barat. Rencana semula saya sebetulnya ingin memulai trip overland Flores ini dari barat (Labuan Bajo), tetapi ketika melihat tiket pesawat Wings Air, rute Denpasar - Labuan Bajo yang entah kenapa tiba-tiba naik dari kisaran 700 rb-an jadi 1,2 juta, saya mulai mencari alternatif rute dan dapatlah tiket Citilink Surabaya - Kupang di kisaran 600 ribu, lalu Trans Nusa Kupang - Ende di kisaran 400 rb, jadilah saya memutuskan untuk memulai perjalanan dari timur (Ende) dengan terlebih dahulu transit di Kupang

    Masalahnya saya tidak tahu apakah Kupang mempunyai spot wisata ?, bagi saya merupakan sesuatu hal yang menyebalkan jika mengunjungi suatu kota hanya sekedar transit, tapi kemudian saya teringat tentang gua Kristal yang pernah diberitakan di media-media, so saya putuskan yang tadinya berencana transit hanya beberapa jam saja jadi sehari, saya pun mengubah maskapai yang tadinya akan pakai Trans Nusa menjadi Garuda Indonesia setelah melihat promo potongan 100 rb di tiket.com, Harga Garuda setelah promo dengan harga Trans Nusa jadi sama, jelas lah saya pilih Garuda. Nah, dari 1 hari itu saya sempat mengunjung pantai Lasiana, pasar ikan & gua Kristal

    rute ngebolang di Kupang : bandara - penginapan (Oesapa) - pantai Lasiana - penginapan - gua Kristal (bolok) - bandara

    Esoknya, dari Kupang saya terbang ke Ende, di sini lah merupakan titik awal saya melakukan trip overland Flores, di Ende saya mengunjungi sebentar museum pengasingan Bung Karno lalu bergerak ke Timur menuju desa Moni, menginap 1 hari di sini, subuh-nya saya langsung ke Kelimutu, setelah selesai di Kelimutu saya turun kembali ke penginapan di desa Moni untuk mandi dan siangnya langsung berangkat ke Riung melalui Ende

    penerbangan Kupang - Ende

    Monday, June 1, 2015

    Candu surfing di Canggu

    Jika ke Bali tentu saja saya selalu menyempatkan untuk selancar (surfing), selama ini saya hanya pernah coba surfing di 2 pantai, Seminyak atau Kuta yang memang cocok untuk pemula

    Suatu waktu saya ingin mencoba pantai lain, saya sudah lama tertarik dengan pantai-pantai di Canggu, alhasil  saya pun ke sana tepatnya ke pantai Batu Bolong

    Saya sempat tercenung dengan pantai ini, "waduh gimana nih ombaknya lebih gede dari pantai kuta" dan yang lebih membuat saya nggak pede adalah "wow yang maen kebanyakan udah jago", bukan hanya mereka bergerak miring ke kiri dan ke kanan tapi beberapa orang melakukan manuver loncat melawan arah ombak, lah di Kuta saja saya belum bisa bergerak ke kiri/kanan yang ada malah lurus-lurus aja

    ybs bermanuver ria, skill ciamiknya membuat saya terintimidasi

    Saya ragu tentu saja, tapi karena sudah sampai ke sini saya harus coba, esok paginya saya datang ke pantai sewa papan fun board ukuran kira-kira 6 ft, dengan hati dag dig dug saya langsung nyebur, SAYA PASTI BISA begitu saya berkata dalam hati.

    Dan apa yang terjadi ?