Monday, May 25, 2015

Tukang Ojek Dan Gua Kristal Kupang

Sore itu, beberapa jam setelah mendarat di Kupang, saya memutuskan untuk pergi ke Gua Kristal dengan menggunakan ojek

“Bang tolong antar ke gua kristal” begitu pinta saya, setelah tawar menawar akhirnya kita setuju di angka Rp 30.000 pp, setelah kira-kira 15 menit saya sampai di tempat tujuan sambil nanya dengan muka bingung, “mana bang gua kristalnya, setau saya seharusnya masuk ke jalan kecil deh”, tukang ojek pun menunjuk bangunan tinggi kece di seberang jalan dan tertulis “Hotel Swiss-Belinn KRISTAL”, saya pun nganga “laaah ABAAAANG, yang kumaksud gua bukan hotel”, terus dia nyeletuk, "oh Gua, waah itu sih jauh kaka kayaknya keburu malam kalo kita ke sana”

gak jadi ke gua kristal, ke pantai Lasiana pun jadi

Karena gak bisa ke gua tersebut akhirnya saya meminta ke pantai terdekat dari sini buat ngeliat sunset, si abang Ojek pun merekomendasikan Pantai Lasiana, kita pun langsung meluncur ke sana dengan sebuah janji bahwa si abang akan mengantarkan saya ke gua kristal esoknya

sunset pantai Lasiana

Esoknya dengan semangat menggebu saya pun pergi lagi menuju gua kristal, benar saja letaknya lumayan jauh karena perjalanan memakan waktu 1 jam, setelah memarkir motor, saya diantarkan menuju jalan setapak berbatu dan tibalah diujung tebing sebuah laut, terus saya tanya “dimana bang jalan masuk guanya”, terus dia nyeletuk ngasal “kaka guanya ada di bawah sini, silahkan kaka loncat terus menyelam ke dalam, kalo saya sih gak mau ikut, takuut”, jiaaah ngaco lagi dah ni orang, gila aja disuruh nyelam, ketauan ini sih dia gak tau lokasinya dimana, untungnya sinyal simpati sedang bagus, jadinya saya langsung buka google maps dan menunjukan ke dia kalo gua tsb berada tepat di Polisi air (Polair) di daerah bolok, dia pun ngangguk tanda mengerti

abang ojek mengklaim di bawah sini ada gua, gua dari hongkong !!

Dari tempat kita berada sampai Polair untungnya hanya memakan waktu 20 menit, setelah merasa dekat dengan polair, saya gunakan GPS versi lain alias Gunakan Penduduk Sekitar dan bertanya dimana gua kristal berada, “dari sini lurus saja, nanti ada plang Polair lalu belok kanan, lurus lagi dan berhenti di tempat anak-anak bermain” begitu ujar seorang bapak, saya ikuti petunjuk itu dan setelah menempuh kurleb 1 km, kami melihat anak-anak kecil lalu saya tanya “dek ada yang tau gua kristal ?”, mereka dengan antusias menjawab “oh di sana kaka, mari kami antar, motornya simpan situ saja

Tidak ada plang yang menunjukan Gua Kristal berada, tempatnya tersembunyi di atas tanah gersang, jikalau tidak ada anak-anak yang nongkrong kita pasti kesulitan menemukan gua tersebut, sayangnya di sini saya hanya berenang kira-kira 20 menit saja, karena harus mengejar pesawat ke Ende siangnya

  
anak-anak mengantarkan saya ke dalam gua Kristal  akhirnya sampe juga di gua kristal
mari kita nyebur
Saya tidak merekomendasikan untuk datang ke sini pagi-pagi, matahari belum masuk ke gua, cocoknya ke sini ketika siang saja, menurut anak-anak yang ideal untuk datang ke sini antara jam 12:00 - 14:00 WITA, oiya siapkan GPS siapa tau agan dapat tukang ojek yang suka ngasal juga hihi

3 comments: