Wednesday, December 2, 2015

Terseret Rip Current

Rip current adalah arus tak kasat mata yang terjadi di dekat pantai yang mengarah ke tengah lautan, arus ini cukup kuat sehingga jika kita tidak menapak ke pasir, akan mudah menyeret kita ke tengah

Beberapa hari lalu, ketika saya surfing di pantai sunset Pelabuhan Ratu, papan surf saya talinya putus tepat setelah saya terjatuh pada saat melakukan take-off (mencoba berdiri)

Waktu itu ombak memang lumayan kencang, menggulung saya beberapa kali, tergulung adalah hal biasa ketika surfing, ini tidak membuat saya panik, yang membuat saya kaget tentu saja ketika tali terputus, lalu papan meninggalkan saya bergerak ke arah pantai

Hal pertama yang terbesit di pikiran adalah mencoba mengejar papan, saya takut kalau papan menghantam pantai, nanti bisa patah atau fin-nya rusak, ngeganti ini lumayan bisa kena ratusan sampai jutaan rupiah

Namun ketika saya berenang ke pantai, saya merasa tak maju-maju, saya mencoba nambah power berenang sekuat tenaga, tapi ya tetap berada di tempat yang sama, lama-lama rasa takutpun mulai menghampiri, "waduuuh, gmn caranya ke pantai kok gak maju2"

Thursday, November 19, 2015

Cara Ke Pantai Batu Karas

Dari Jakarta/Bandung agan bisa menggunakan kereta Serayu malam dan berhenti di stasiun Banjar, jika agan berasal dari timur, bisa menggunakan kereta Mutiara Selatan dan berhenti di stasiun yang sama, kedua kereta ini akan datang di stasiun banjar pada waktu subuh

Selanjutnya bisa menggunakan ojek untuk menuju terminal Banjar, dari sini lalu dilanjutkan mini bus jurusan Banjar - Pangandaran - Cijulang, dari Terminal Cijulang bisa menggunakan ojek menuju pantai batu karas

Saya lebih suka datang pagi-pagi ke Banjar, karena semakin siang bis untuk Cijulang semakin jarang

Rileks di hari senin, ketika air jadi bening dan suasana pun sepi

Perkiraan Biaya sbg berikut :

Thursday, September 24, 2015

Pelabuhan Ratu Dan Tawaran Yang Menggelikan

Beberapa hari lalu saya ke Pelabuhan Ratu dengan niatan untuk surfing, di sini ada banyak spot surfing dari mulai pantai Cimaja, Sunset, Karang Aji, Cikembang, No Name sampai Sawarna

Saya ke sini via Bandung dengan menggunakan bis MGI jurusan Bandung - Sukabumi lalu lanjut pakai bis yang lebih kecil jurusan Sukabumi - Pelabuhan Ratu

Nah sebelum pergi, saya sudah janjian dengan orang lokal yang mau menemani saya surfing, teman baik saya ini menawarkan untuk menjemput di terminal Pelabuhan Ratu

Pantai sunset, salah satu spot surfing buat pemula

Ketika akhirnya saya sampai terminal, saya pun menunggu teman saya itu sambil duduk-duduk, beberapa tukang ojek mencoba mendekati, tentu saja semuanya saya tolak dengan memberi tahu kalau saya sudah ada yang jemput, tapi ada satu tukang ojek yang tanpa ba bi bu menawari saya begini

Wednesday, July 1, 2015

Digital Nomad

Saya mengenal kata digital nomad ketika baca di forum hackernews, ada seseorang yang menjual rumahnya untuk beli private boat,  dengan kapal ini dia tinggal di situ bersama istri dan 2 anaknya lalu melakukan pelayaran ke berbagai negara, pindah dari waktu ke waktu, inilah salah satu hal yang dimaksud dengan nomad

Nomad atau pindah sesering mungkin bukanlah sesuatu yang asing bagi manusia, berabad-abad kita mengadopsi gaya hidup ini terutama sebelum kita memasuki zaman pertanian, tujuannya adalah untuk mencari makanan atau ladang di daerah baru, dulu kita mengadopsi gaya nomaden karena kita tidak punya pilihan, karena ini penting buat kelangsungan hidup kita

Sekarang untuk bertahan hidup, pindah - pindah tidak diperlukan lagi, sebagian besar dari kita hanya butuh tinggal dekat pusat bisnis (a.k.a Kota), maka sudah nyaman lah hidup kita, tapi kemunculan internet 2 dekade belakangan ini membuyarkan segalanya, beberapa orang yang pekerjaannya dilakukan via komputer mulai mencoba-coba untuk tidak kerja di kantor, mulai mencoba-coba kerja jarak jauh asal ada komunikasi internet, dimulai dari programmer, graphic designer, akuntan, web design, entry data, penulis dll

Thursday, June 11, 2015

Bulan Madu Di Yogyakarta, Menginap Di Mana ?

Ada 2 penginapan yang saya rekomendasikan untuk berbulan madu di Yogyakarta, kedua penginapan ini bernama Rumah Mertua boutique hotel & Rumah Palagan guest house
    Rute Stasiun Tugu - Rumah MertuaRute Stasiun Tugu - Rumah Palagan

    Kedua penginapan ini hampir identik dengan karakteristik sebagai berikut :

    Monday, June 8, 2015

    Bujangan vs Menikah, manakah yang lebih bebas untuk traveling ?

    Ada hal yang menarik perhatian saya ketika membaca tulisan berjudul 5 alasan kamu harus coba solo traveling sebelum mati,  pada poin no 3 ada pernyataan seperti ini
    Habiskan me time sebelum saatnya kamu berkeluarga

    Enak ya kamu belum ada tanggungan, masih bebas berkeliaran kesana kesini, sementara saya tak pergi jauh dari kehidupan rumah tangga”, untuk pertama kalinya saya merasa bangga memiliki predikat wanita single tanpa ada embel-emel pertanyaan “kapan nikah?”.
    Pekerjaan tetap, renovasi rumah, mengurus anak dan pasangan, jangankan untuk traveling, me time pun akan menjadi waktu emas bagimu. Benar-benar kehidupan yang masih jauh dari bayangan saya.
    Bukan karena ingin menjauh dari tanggung jawab, tapi ini hanyalah bagian dari rencana untuk menikmati hidup sebelum mengemban beban di pundak.
    Pernyataan di atas mengindikasikan bahwa orang yang jomblo lebih punya kesempatan untuk traveling ketimbang orang yang menikah. Jika melihat kehidupan sekeliling, saya bisa menkonfirmasi bahwa pernikahan penuh dengan berbagai tanggung jawab yang mesti kita penuhi, oleh karena itu saya pikir benar adanya kalau anda belum menikah maka anda akan punya kesempatan untuk melakukan traveling

    Tapi pertanyaanya kemudian adalah, sebegitu "menyeramkannya" kah pernikahan sehingga menyebabkan tidak ada waktu luang bagi kita untuk traveling ?

    Thursday, June 4, 2015

    Rute dan Biaya untuk Trip Kupang & Overland Flores

    Ada 2 pilihan untuk memulai trip pulau Flores, dari timur atau dari barat. Rencana semula saya sebetulnya ingin memulai trip overland Flores ini dari barat (Labuan Bajo), tetapi ketika melihat tiket pesawat Wings Air, rute Denpasar - Labuan Bajo yang entah kenapa tiba-tiba naik dari kisaran 700 rb-an jadi 1,2 juta, saya mulai mencari alternatif rute dan dapatlah tiket Citilink Surabaya - Kupang di kisaran 600 ribu, lalu Trans Nusa Kupang - Ende di kisaran 400 rb, jadilah saya memutuskan untuk memulai perjalanan dari timur (Ende) dengan terlebih dahulu transit di Kupang

    Masalahnya saya tidak tahu apakah Kupang mempunyai spot wisata ?, bagi saya merupakan sesuatu hal yang menyebalkan jika mengunjungi suatu kota hanya sekedar transit, tapi kemudian saya teringat tentang gua Kristal yang pernah diberitakan di media-media, so saya putuskan yang tadinya berencana transit hanya beberapa jam saja jadi sehari, saya pun mengubah maskapai yang tadinya akan pakai Trans Nusa menjadi Garuda Indonesia setelah melihat promo potongan 100 rb di tiket.com, Harga Garuda setelah promo dengan harga Trans Nusa jadi sama, jelas lah saya pilih Garuda. Nah, dari 1 hari itu saya sempat mengunjung pantai Lasiana, pasar ikan & gua Kristal

    rute ngebolang di Kupang : bandara - penginapan (Oesapa) - pantai Lasiana - penginapan - gua Kristal (bolok) - bandara

    Esoknya, dari Kupang saya terbang ke Ende, di sini lah merupakan titik awal saya melakukan trip overland Flores, di Ende saya mengunjungi sebentar museum pengasingan Bung Karno lalu bergerak ke Timur menuju desa Moni, menginap 1 hari di sini, subuh-nya saya langsung ke Kelimutu, setelah selesai di Kelimutu saya turun kembali ke penginapan di desa Moni untuk mandi dan siangnya langsung berangkat ke Riung melalui Ende

    penerbangan Kupang - Ende

    Monday, June 1, 2015

    Candu surfing di Canggu

    Jika ke Bali tentu saja saya selalu menyempatkan untuk selancar (surfing), selama ini saya hanya pernah coba surfing di 2 pantai, Seminyak atau Kuta yang memang cocok untuk pemula

    Suatu waktu saya ingin mencoba pantai lain, saya sudah lama tertarik dengan pantai-pantai di Canggu, alhasil  saya pun ke sana tepatnya ke pantai Batu Bolong

    Saya sempat tercenung dengan pantai ini, "waduh gimana nih ombaknya lebih gede dari pantai kuta" dan yang lebih membuat saya nggak pede adalah "wow yang maen kebanyakan udah jago", bukan hanya mereka bergerak miring ke kiri dan ke kanan tapi beberapa orang melakukan manuver loncat melawan arah ombak, lah di Kuta saja saya belum bisa bergerak ke kiri/kanan yang ada malah lurus-lurus aja

    ybs bermanuver ria, skill ciamiknya membuat saya terintimidasi

    Saya ragu tentu saja, tapi karena sudah sampai ke sini saya harus coba, esok paginya saya datang ke pantai sewa papan fun board ukuran kira-kira 6 ft, dengan hati dag dig dug saya langsung nyebur, SAYA PASTI BISA begitu saya berkata dalam hati.

    Dan apa yang terjadi ?

    Thursday, May 28, 2015

    Riung dan Batu

    Ketika pagi itu saya meninggalkan kota Riung, Flores bersama abang ojek, motor yang kita tumpangi mogok berkali-kali tidak kuat nanjak perbukitan di selatan Riung

    Imbasnya kita kembali turun dan abang ojek berencana mengganti motor ini dengan kepunyaan adiknya. Dan karena adiknya entah berada di mana, saya pun dititipkan dulu di keluarganya yang saat itu lagi pada ngumpul, tukang ojek berujar “tunggu di sini dulu ya mas, saya mau cari adik saya dulu

    heran deh, motor keren begini kok ya bisa mogok

    Keluarga yang ramah ini mengajak saya ngobrol ngalor ngidul sampai suatu ketika ada pertanyaan “mas ke sini mau apa ?, mau inspeksi batu akik ya ?

    Monday, May 25, 2015

    Tukang Ojek Dan Gua Kristal Kupang

    Sore itu, beberapa jam setelah mendarat di Kupang, saya memutuskan untuk pergi ke Gua Kristal dengan menggunakan ojek

    “Bang tolong antar ke gua kristal” begitu pinta saya, setelah tawar menawar akhirnya kita setuju di angka Rp 30.000 pp, setelah kira-kira 15 menit saya sampai di tempat tujuan sambil nanya dengan muka bingung, “mana bang gua kristalnya, setau saya seharusnya masuk ke jalan kecil deh”, tukang ojek pun menunjuk bangunan tinggi kece di seberang jalan dan tertulis “Hotel Swiss-Belinn KRISTAL”, saya pun nganga “laaah ABAAAANG, yang kumaksud gua bukan hotel”, terus dia nyeletuk, "oh Gua, waah itu sih jauh kaka kayaknya keburu malam kalo kita ke sana”

    gak jadi ke gua kristal, ke pantai Lasiana pun jadi

    Karena gak bisa ke gua tersebut akhirnya saya meminta ke pantai terdekat dari sini buat ngeliat sunset, si abang Ojek pun merekomendasikan Pantai Lasiana, kita pun langsung meluncur ke sana dengan sebuah janji bahwa si abang akan mengantarkan saya ke gua kristal esoknya

    Friday, May 22, 2015

    Delay yang unik

    Ketika akan terbang dari Kupang ke Ende menggunakan Garuda Indonesia, saya mendapat delay yg cukup unik dimana pesawat yang siap mundur menuju runway tiba-tiba terhalang selama 15 menit oleh mobil pengisi bahan bakar yang mogok tepat di belakang pesawat

    sambil nunggu delay, narsis dulu :D
    Mobil ini berniat mengisi bahan bakar pesawat Trans Nusa di sebelah kita, entahlah itu mobil mogoknya kenapa, situasi jadi semakin aneh ketika co-pilot terbata-bata mencoba menjelaskan alasan delay dalam bahasa inggris, beliau sepertinya kesulitan mencari kata mogok


    akhirnya takeoff juga

    Ah untunglah yang mogok adalah mobil, kalo yg mogok pesawatnya ketika di atas bisa kacau dunia persilatan